Selasa, 09 April 2013

Pengambilan Keputusan Dalam Organisasi

- Definisi

Pengambilan keputusan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi individu maupun organisasi. Mengambil keputusan kadang-kadang mudah tetapi lebih sering sulit sekali. Kemudahan atau kesulitan mengambil keputusan tergantung pada banyaknya alternatif yang tersedia. Semakin banyak alternatif yang tersedia, kita akan semakin sulit dalam mengambil keputusan. Keputusan yang diambil memiliki tinkat yang berbeda-beda. Ada keputusan yang tidak terlalu berpengaruh terhadap organisasi, tetapi ada keputusan yang dapat menentukan kelangsungan hidup organisasi. Oleh karena itu, hendaknya mengambil keputusan dengan hati-hati dan bijaksana.

Keputusan adalah sesuatu pilihan yang diambil diantara satu atau lebih pilihan yang tersedia.

- Jenis Keputusan Organisasi
Jenis Keputusan dalam sebuah organisasi dapat digolongkan berdasarkan banyaknya waktu yang diperlukan untuk mengambil keputusan tersebut. Bagian mana organisasi harus dilibatkan dalam mengambil keputusan, dan pada bagian organisasi mana keputusan tersebut difokuskan.

Secara garis besar keputusan digolongkan ke dalam keputusan rutin dan keputusan yang tidak rutin. Keputusan rutin adalah keputusan yang sifatnya rutin dan berulang-ulang, dan biasanya telah dikembangkan cara tertentu untuk mengendalikannya. Keputusan tidak rutin adalah keputusan yang diambil pada saat-saat khusus dan tidak bersifat rutin.

Dalam mengambil keputusan, baik yang bersifat rutin maupun tidak, ada dua metode yang digunakan. Metode pertama adalah metode tradisional, dimana pengambilan keputusan lebih berdasarkan pada intuisi dan kebiasaan. Metode yang kedua adalah metode modern, dimana pengambilan keputusan didasarkan pada perhitungan matematis dan penggunaan instrumen yang bersifat modern, seperti komputer dan perhitungan statistik.

Pengambilan keputusan berdasrkan metode ada 2, yaitu tradisional dan modern. Pengambilan keputusan secara garis besar ada 2, yaitu rutin dan tidak rutin.

- Faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan
Presepsi
Persepsi adalah proses pemilihan , pengorganisasian dan oengartian informasi berdasarkan pengalaman pribadi. Seseorang melihat suatu objek atau persoalan yang dihadapinya tidaklah sama satu dengan yang lain , itu dikarenakan persepsi seseorang tidaklah selalu sama. Dari objek atau permasalahan yang sama , apabila dipandang dari sudut pandang berbeda akan menghasilkan interpretasi yang berbeda pula.

Pemahaman
Pemahaman (learning) adalah proses perubahan pemikiran atau pemahaman seseorang karena adanya pengalaman-pengalaman pribadi (diri sendiri maupun orang lain) sebelumnya. Pengaruh-pengaruh terhadap pemahaman seseorang dapat memperkuat kembali (positif reinforcement) tetapi bahkan juga dapat memperlemah (negative reinforcement) tindakan lebih lanjut, karena pemahaman tergantung pada pengalaman.

Kepercayaan
Kepercayaan adalah deskripsi tingkat penerimaan pemikiran seseorang atas suatu obyek atau gejala. Tingkat kepercayaan seseorang untuk menentukan citra terhadap seatu obyek sebagai dasar sikap melakukan suatu tindakan  

Sikap
Sikap adalah penilaian relative seseorang terhadap obyek atau pemikiran tertentu secara konsisten. Meskipun dapat dipengaruhi oleh factor lingkungan , sikap merupakan penilaian yang sangat subyektif dan seringkali sulit untuk dirubah.

Kepribadian
Kepribadian adalah karakteristik psikologis yang relatif konsisten terhadap respons akhir suatu obyek di lingkungannya.

Sumber :
tanggal : 09/04/2013
waktu : 8:11 Am

tanggal : 09/04/2013
waktu : 8:11 Am



Minggu, 17 Maret 2013

Peran Komunikasi Dalam Organisasi Perusahaan



Komunikasi berasal dari bahasa latin “communis” atau ‘common” dalam Bahasa Inggris yang berarti sama. Berkomunikasi berarti kita berusaha untuk mencapai kesamaan makna, “commonness”. Atau dengan ungkapan yang lain, melalui komunikasi kita mencoba berbagi informasi, gagasan atau sikap kita dengan partisipan lainnya. Kendala utama dalam berkomunikasi adalah seringkali kita mempunyai makna yang berbeda terhadap lambang yang sama.

Pentingnya Komunikasi dalam Organisasi

Sebagai makhluk sosial , di dalam kehidupannya sehari – hari , manusia harus melakukan komunikasi dan interaksi dengan orang lain . Dalam komunikasi , manusia membutuhkan orang lain atau suatu kelompok untuk melakukan interaksi . Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesame kelompok dan masyarakat . Di dalam organisasi atau perusahaan tersebut biasanya selalu terdapat bentuk kepemimpinan yang merupakan masalah penting untuk kelangsungan berjalannya suatu organisasi atau perusahaan , yang terdiri dari pimpinan dan karyawan atau anggota.

Hubungan yang baik antara karyawan dan manajemen pun juga menghasilkan banyak manfaat. Ide-ide baru dari karyawan mengenai solusi dari masalah yang terjadi di perusahaan akan mudah terselesaikan. Produktivitas pun juga meningkat karena karyawan dengan suka rela memberikan tenaga dan pikiran pada perusahaan.

 Di antara kedua belah pihak harus terjalin two way communications atau komunikasi dua arah atau komunikasi timbal balik . Untuk itu , diperlukan kerja sama untuk yang diharapkan untuk mencapai cita – cita , baik cita – cita pribadi atau organisasi / perusahaan , untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan yang diinginkan . Komunikasi dan Interaksi yang terjadi merupakan suatu proses adanya suatu keinginan masing – masing individu untuk memperoleh hasil yang nyata dan dapat memberikan manfaat untuk kelanjutan hidup mereka .

Bila sasaran komunikasi dapat diterapkan di dalam suatu organisasi atau perusahaan , maka sasaran yang dituju pun akan beraneka ragam tetapi tujuan utamanya tentulah untuk mempersatukan individu – individu yang tergabung di dalam organisasi atau perusahaan tersebut.

Bentuk Komunikasi


1. Komunikasi Antar Pribadi

Komunikasi ini penerapannya antara pribadi/individu dalam usaha menyampaikan informasi yang dimaksudkan untuk mencapai kesamaan pengertian, sehingga dengan demikian dapat tercapai keinginan bersama.

2. Komunikasi Kelompok

Pada prinsipnya dalam melakukan suatu komunikasi yang ditekankan adalah faktor kelompok, sehingga komunikasi menjadi lebih luas. Dalam usaha menyampaikan informasi, komunikasi dalam kelompok tidak seperti komunikasi antar pribadi.

3. Komunikasi Massa

Komunikasi massa dilakukan dengan melalui alat, yaitu media massa yang meliputi cetak dan elektronik.
Dengan landasan konsep-konsep komunikasi sebagaimana yang telah diuraikan, maka kita dapat memberi batasan tentang komunikasi dalam organisasi atau perusahaan secara sederhana, yaitu komunikasi antarmanusia (human communication) yang terjadi dalam kontek organisasi atau perusahaan . Atau dengan meminjam definisi dari Goldhaber, komunikasi organisasi diberi batasan sebagai arus pesan dalam suatu jaringan yang sifat hubungannya saling bergabung satu sama lain (the flow of messages within a network of interdependent relationships). Masing-masing arus komunikasi tersebut mempunyai perbedaan fungsi yang sangat tegas. Berikut adalah pengertian dan fungsinya :

1. Downward Communications

            Downward Communications adalah komunikasi yang berlangsung ketika orang-orang yang berada pada tataran manajemen mengirimkan pesan kepada bawahannya. Fungsi arus komunikasi dari atas ke bawah ini adalah:
 Pemberian atau penyimpanan instruksi kerja (job instruction)

 Penjelasan dari pimpinan tentang mengapa suatu tugas perlu untuk dilaksanakan (job retionnale)

 Penyampaian informasi mengenai peraturan-peraturan yang berlaku (procedures and practices)

 Pemberian motivasi kepada karyawan untuk bekerja lebih baik.

2. Upward Communication

   Upward Communication adalah komunikasi yang terjadi ketika bawahan (subordinate) mengirim pesan kepada atasannya. Fungsi arus komunikasi dari bawah ke atas ini adalah:
 1. Penyampaian informai tentang pekerjaan pekerjaan ataupun tugas yang sudah dilaksanakan

 2. Penyampaian informasi tentang persoalan-persoalan pekerjaan ataupun tugas yang tidak dapat diselesaikan oleh bawahan

 3.  Penyampaian saran-saran perbaikan dari bawahan

 4. Penyampaian keluhan dari bawahan tentang dirinya sendiri maupun pekerjaannya.

3. Horizontal Communication

   Horizontal Communication adalah tindak komunikasi ini berlangsung di antara para karyawan ataupun bagian yang memiliki kedudukan yang setara. Fungsi arus komunikasi horisontal ini adalah:
 1. Memperbaiki koordinasi tugas

 2. Upaya pemecahan masalah

 3. Saling berbagi informasi

 4. Upaya pemecahan konflik

 5. Membina hubungan melalui kegiatan bersama.

Untuk manajer - hubungan karyawan:

Komunikasi yang efektif informasi dan keputusan merupakan komponen penting untuk manajemen hubungan karyawan. Manajer tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang dilakukan dari karyawan kecuali mereka dikomunikasikan secara efektif dari apa yang dia ingin dilakukan? Dia juga harus yakin beberapa fakta dasar seperti bagaimana berkomunikasi dan apa yang dapat diharapkan hasil dari komunikasi itu. Sebagian besar masalah manajemen timbul karena kurangnya komunikasi yang efektif. Kemungkinan kesalahpahaman dan keliru dapat diminimalkan dengan sistem komunikasi yang benar.

Untuk motivasi dan semangat kerja karyawan:

Komunikasi adalah juga merupakan alat dasar untuk motivasi, yang dapat meningkatkan moral para karyawan dalam suatu organisasi. Komunikasi yang tidak tepat atau rusak antara karyawan atau antara manajer dan bawahannya adalah penyebab utama dari konflik dan moral yang rendah di tempat kerja. Pengelola harus menjelaskan kepada karyawan tentang apa yang harus dilakukan, seberapa baik mereka lakukan dan apa yang dapat dilakukan untuk performa yang lebih baik untuk meningkatkan motivasi mereka. Dia bisa menyiapkan pernyataan tertulis, jelas menguraikan hubungan antara tujuan perusahaan dan tujuan pribadi dan mengintegrasikan kepentingan dari dua.

Untuk meningkatkan produktivitas:

Dengan komunikasi yang efektif, Anda dapat mempertahankan hubungan manusia yang baik dalam organisasi dan dengan mendorong ide-ide atau saran dari karyawan atau pekerja dan menerapkan sebisa mungkin, Anda juga dapat meningkatkan produksi dengan biaya rendah.

Untuk karyawan:

Ini adalah melalui komunikasi bahwa karyawan mereka menyerahkan pekerjaan laporan, komentar, keluhan dan saran ke senior atau manajemen. Organisasi harus memiliki kebijakan komunikasi yang efektif dan cepat dan prosedur untuk menghindari keterlambatan, kesalahpahaman, kebingungan atau distorsi fakta dan membangun harmoni di antara semua orang yang bersangkutan dan departemen.

Pentingnya komunikasi tertulis:

Komunikasi dapat dilakukan melalui lisan atau tertulis. Dalam komunikasi lisan, pendengar dapat membuat apa speaker coba katakan, tetapi dalam komunikasi tertulis, teks materi di pesan adalah refleksi dari pemikiran Anda. Jadi, komunikasi tertulis atau pesan harus jelas, tujuan dan ringkas dengan kata-kata yang benar, untuk menghindari salah tafsir dari pesan Anda. Komunikasi tertulis memberikan catatan permanen untuk penggunaan masa depan dan juga memberikan kesempatan kepada karyawan untuk memasang komentar mereka atau saran secara tertulis.
Jadi, komunikasi yang efektif sangat penting untuk sukses bekerja dari sebuah organisasi. Bisnis menulis perangkat lunak dengan grammar checker dan teks pengayaan alat, yang meningkatkan kalimat sederhana menjadi satu lebih profesional dan canggih, dapat digunakan untuk menulis komunikasi bisnis yang efektif. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi alat koreksi tata bahasa .



Bentuk Komunikasi Dalam Organisasi 

Salam perkembanganya Komunikasi dalam sebuah organisasi dibagi dalam beberapa hal :
1. Management Information System 
Misalnya: dengan menggunakan computer, data, informasi. 

2. Telecomunication 
Komunikasi dengan peralatan yang mana komunikator dan komunikan tidak 
berhadapan langsung. 
Misalnya: telepon, TV, e-mail, voice messaging, electronic bulletin board. 

3. Non verbal communication 
Pralinguistic, proxemics, kinesics, chronemics, olfaksi, tactile, artifactual. 

4. Interpersonal communication 
Komunikasi yang terjadi antar individu. 

5. The organizational communication process 
- instruksi atau komando 
- laporan, pertanyaan, permintaan 
- subsgroup dengan subsgroups 
- staff 

Bentuk Komunikasi Berdasar Struktur Organisasi

1. Superior - subordinate communication
 
Disebut juga downward communication yaitu komunikatornya adalah atasan 
dan komunikasinya adalah bawahannya. 

Katz & Kahn menyebutkan 5 bentuk komunikasi downward, yaitu: 

a. memberi tugas rinci - job instruction 
b. memberi informasi tentang prosedur organisasi dan latihan-latihan. 
c. memberi informasi tentang rastionale of the job yaitu alasan mengapa tugas 
tersebut harus dilakukan 
d. memberi tahu tentang kinerja anak buah 
e. memberi informasi tentang ideologi organisasi (visi, misi) untuk memudahkan 
dalam mencapai tujuan organisasi. 
Media yang digunakan adalah media tulis, media lesan, interaktif. 

2. Subordinate - initiated communication 

Disebut juga dengan upward communication yaitu komunikasi yang terjadi dari 
bawahan ke atasannya. 
Adapun bentuknya adalah: 
a. Informasi pribadi tentang gagasan, sikap, peampilan kerja. 
b. Informasi feedback tentang performance teknis, beberapa informasi penting 
lainnya. 

3. Interactive communication 

Komunikasi yang terjadi pada karyawan yang selevel. 
Bentuknya adalah 
a. Task coordination 
b. Problem solving 
c. Information sharing 
d. Conflict Resolution 

Beberapa faktor pada struktur organisasi yang berpengaruh pada pola komunikasi antara lain 

a. ukuran 
b. sentralisasi - desentralisasi 
c. degrees of uncertainity


Secara sederhana, Organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Ciri-ciri organisasi ialah:

1) terdiri daripada dua orang atau lebih
2) ada kerjasama
3) ada komunikasi antar satu anggota dengan yang lain
4) ada tujuan yang ingin dicapai.


Organisasi dapat dilihat dengan dua cara berbeda, yaitu:


1) organisasi sebagai suatu sistem terbuka yang terdiri atas sub-sistem yang saling berkaitan, dan memperoleh input untuk diolah yang berasal dari lingkungan serta menyalurkan output hasil pengolahan ke lingkungan kembali
2) organisasi sebagai sekelompok orang yang berkerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama (Monir H. Thayeb).


Suatu organisasi harus memuat 4 unsur utama, yaitu:


1) goals oriented (berorientasi tujuan)
2) Psychosocial system (sistem hubungan sosial)
3) structured activities
4) technological system.


Perbedaan Organisasi :


* Structure ; staff, line, matriks
* Strategy ; Growth Strategy, Diversification, Defensive, Minimizing Internal Problem
* Style ; Autocratic Style, Participative Style, Free Rein Style
* Skill : Keahlian / Keterampilan
* Staff ; Jenjang, Latar Belakang, Karakteristik
* Share Value : Superordinate Goals
* System : POAC


Pendekatan Terhadap Organisasi :


* Pendekatan Klasik
* Pendekatan Neo-Klasik
* Pendekatan Modern

Dari uraian singkat di atas, Organisasi bisa mengandung banyak arti, yaitu:


1) wadah atau tempat terselenggaranya administrasi
2) didalamnya terjadi berbagai hubungan antar-individu maupun kelompok, baik dalam organisasi itu sendiri maupun keluar
3) terjadinya kerjasama dan pembagian tugas
4) berlangsungnya proses aktivitas berdasarkan kinerja masing-masing.

Nah, sebuah perusahaan bisa di katakana merupakan juga sebuah organisasi. Sebuah perusahaan pasti tidak terlepas dari organnisasi. Organisasi dalam perusahaan merupakan hal penting dalam mencapai perusahaan yang baik. Tata kelola yang baik adalah contoh dari organisasi yang berjalan baik dalam perusahaan.
“Dalam dunia bisnis yang penuh dengan persaingan dan perubahan yang sangat cepat, perusahaan perlu memiliki nilai lebih dan daya tarik industri bagi para stakeholders. Suatu tata kelola perusahaan yang baik sangat diperlukan untuk menjawab tantangan persaingan dan perubahan tersebut.” (PT. Semen Gresik (PERSERO) Tbk)

Peranan organisasi dalam perusahaan tidak beda dengan peranannya dalam kehidupan sehari-hari. Mampu memahami konsep organisasi sesuai dengan kegiatan tuntutan operasi tertentu serta mampu menyusun rancangan struktur organisasi perusahaan yang meliputi organigram, tugas pokok & fungsi kegiatan operasi unit organisasi untuk mencapai tujuan merupakan peranan organisasi dalam perusahaan. Sedangkan, tanpa metode, suatu tata kerja yang telah diorganisir secara baik, tidak akan mencapai tujuan secara efisien.
Kesimpulannya perusahaan yang baik pasti didukung oleh metode organisasi yang baik.



Sumber :

http://cimuncangcoorp.blogspot.com/2011/01/peran-organisasi-dalam-perusahaan.html(22-01-2011 - 02.59)

http://dessikartika.blogspot.com/2012/11/komunikasi-dalam-organisasi-perusahaan.html(17-11-2012 - 08.11)

http://paramitadiani.blogspot.com/2012/11/komunikasi-dalam-organisasi-perusahaan.html(20-11-2012 - 08.00)

www.gunadarma.ac.id

Kamis, 24 Januari 2013

Tugas Analisa kepemimpinan



Joko Widodo

Ir.H Joko Widodo (lahir di Surakarta,21 Juni 1961; umur 51 tahun), atau yang lebih akrab dipanggil Jokowi, adalah Gubernur DKI Jakarta  ke-17 terhitung sejak tanggal 15 Oktober 2012. Joko Widodo lahir dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo. Dengan kesulitan hidup yang dialami, ia terpaksa berdagang, mengojek payung, dan jadi kuli panggul untuk mencari sendiri keperluan sekolah dan uang jajan. Saat anak-anak lain ke sekolah dengan sepeda, ia memilih untuk tetap berjalan kaki. Mewarisi keahlian bertukang kayu dari ayahnya, ia mulai pekerjaan menggergaji di umur 12 tahun. Penggusuran yang dialaminya sebanyak tiga kali di masa kecil mempengaruhi cara berpikirnya dan kepemimpinannya kelak setelah menjadi Walikota Surakarta saat harus menertibkan pemukiman warga. Dengan performa akademis yang dimiliki, ia diterima di Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada. Kesempatan ini dimanfaatkannya untuk belajar struktur kayu, pemanfaatan, dan teknologinya.
Selepas kuliah, ia bekerja di BUMN, namun tak lama memutuskan keluar dan memulai usaha dengan menjaminkan rumah kecil satu-satunya, dan akhirnya berkembang sehingga membawanya bertemu Micl Romaknan, Dengan kejujuran dan kerja kerasnya, ia mendapat kepercayaan dan bisa berkeliling Eropa yang membuka matanya. Pengaturan kota yang baik di Eropa menjadi inspirasinya untuk diterapkan di Solo dan menginspirasinya untuk memasuki dunia politik. Ia ingin menerapkan kepemimpinan manusiawi dan mewujudkan kota yang bersahabat untuk penghuninya.
Dengan berbagai pengalaman di masa muda, ia mengembangkan Solo yang buruk penataannya dan berbagai penolakan masyarakat untuk ditertibkan. Di bawah kepemimpinannya, Solo mengalami perubahan dan menjadi kajian di universitas luar negeri. Langkah yang dilakukannya cukup progresif untuk ukuran kota-kota di Jawa: ia mampu merelokasi pedagang barang bekas di Taman Banjarsari hampir tanpa gejolak untuk merevitalisasi fungsi lahan hijau terbuka, memberi syarat pada investor untuk mau memikirkan kepentingan publik, melakukan komunikasi langsung rutin dan terbuka (disiarkan oleh televisi lokal) dengan masyarakat. Taman Balekambang, yang terlantar semenjak ditinggalkan oleh pengelolanya, dijadikannya taman. Jokowi juga tak segan menampik investor yang tidak setuju dengan prinsip kepemimpinannya. Sebagai tindak lanjut branding ia mengajukan Surakarta untuk menjadi anggota Organisasi Kota-kota Warisan Dunia dan diterima pada tahun 2006. Langkahnya berlanjut dengan keberhasilan Surakarta menjadi tuan rumah Konferensi organisasi tersebut pada bulan Oktober 2008 ini. Pada tahun 2007 Surakarta juga telah menjadi tuan rumah Festival Musik Dunia (FMD) yang diadakan di kompleks Benteng Vastenburg yang terancam digusur untuk dijadikan pusat bisnis dan perbelanjaan. FMD pada tahun 2008 diselenggarakan di komplek Istana Mangkunegara.
Atas prestasinya, oleh Majalah tempo, Joko Widodo terpilih menjadi salah satu dari "10 Tokoh 2008".Kebetulan di majalah yang sama pula, Basuki Tjahaja Purnama, atau akrab dengan panggilan Ahok pernah terpilih pula dalam "10 Tokoh 2006" atas jasanya memperbaiki layanan kesehatan dan pendidikan di Belitung Timur. Ahok kemudian akan menjadi pendampingnya di Pilgub DKI tahun 2012. Pada tanggal 12 Agustus 2011, ia juga mendapat penghargaan Bintang Jasa Utama untuk prestasinya sebagai kepala daerah mengabdikan diri kepada rakyat. Bintang Jasa Utama ini adalah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada warga negara sipil.

Analisa Kepemimpinan
Sehari usai pelantikan, Jokowi langsung dijadwalkan melakukan kunjungan ke masyarakat. Selanjutnya, pada 24 Oktober 2012  yang lalu, terjadi unjuk rasa di Balaikota yang dilakukan sekumpulan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. . Awalnya buruh menuntut kenaikan UMP menjadi Rp 2,79Juta, yang ditanggapi ajakan dialog oleh Basuki Tjahaja Purnama dengan perwakilan buruh. Akhirnya disepakati penggunaan angka survei Kecukupan Hidup Layak bulan terakhir, dari sebelumnya yang dirata-rata dari data Februari 2012 hingga Oktober 2012, serta berbagai poin lainnya sehingga menjadi 13 kesepakatan. Jokowi kemudian menyerahkan penghitungan UMP yang layak kepada Dewan Pengupahan yang awalnya memunculkan rekomendasi angka Rp1,9Juta. Namun sidang ini diganggu oleh tindakan buruh yang memanggil kembali perwakilannya, sehingga angka ini baru mewakili kepentingan pengusaha.. Akhirnya disepakati oleh berbagai pihak bahwa Upah Minimum Provinsi sebesar Rp 2,2Juta yang kemudian ditetapkan oleh Dewan Pengupahan. Jokowi melakukan berbagai konsultasi, termasuk dengan Menakertrans Muhaimin Iskandar, Gubernur Banten, dan Gubernur Jawa Barat untuk menentukan UMP yang tepat bagi buruh di DKI Jakarta agar tidak mengalami ketimpangan dengan daerah penyangga, namun masih layak untuk dinikmati pekerja. Penetapan UMP oleh Jokowi masih menunggu adanya kesepakatan Pengusaha dan Buruh, dan ditambahi alasan "Menunggu Hari Baik". Sehingga hingga 18 November 2012, UMP yang berlaku masih sebesar Rp 1,5Juta. Joko Widodo langsung turun untuk melihat bagaimana kondisi di lapangan sebenarnya. Dengan melihat langsung ke lapangan hal itu bisa menyesuaikan untuk peraturan atau kebijakan yang dibuat supaya tidak merugikan rakyat. Hal itu membuat luncuran baru seperti kartu kesehatan gratis dan kartu untuk pelajar tidak mampu.
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Joko_Widodo
http://megapolitan.kompas.com/read/2012/11/13/20423155/Jokowi.Tolak.Pasien.dengan.Kartu.Sehat.Ada.Sanksinya

Sabtu, 10 November 2012

Komunikasi Dalam Organisasi

Pendahuluan

A. Latar Belakang

  Komunikasi adalah Suatu proses penyampaian pesan atau informasi dari suatu pihak ke pihak yang lain dengan tujuan tercapai persepsi atau pengertian yang sama.

  Komunikasi dalam organisasi sangat penting karena dengan adanya komunikasi maka seseorang bisa berhubungan dengan orang lain dan saling bertukar pikiran yang bisa menambah wawasan seseorang dalam bekerja atau menjalani kehidupan sehari-hari. Maka untuk membina hubungan kerja antar pegawai maupun antar atasan bawahan perlulah membicarakan komunikasi secara lebih terperinci.

B. Perumusan Masalah

  Perumusan masalah sebagai berikut :

- Pengertian Komunikasi
- Unsur-unsur komunikasi
Bagaimana Menyalurkan Ide Melalui Komunikasi
- Hambatan-hambatan komunikasi
- Klasifikasi komunikasi dalam organisasi

C. Tujuan

- Untuk Mengetahui Pengertian Komunikasi
- Untuk mengetahui unsur-unsur komunikasi
- Untuk mengetahui Bagaimana Menyalurkan Ide Melalui Komunikasi
- Untuk mengetahui Hambatan-hambatan komunikasi
- Untuk mengetahui Klasifikasi komunikasi dalam organisasi

Pengertian Komunikasi

  Komunikasi adalah Suatu proses penyampaian pesan atau informasi dari suatu pihak ke pihak yang lain dengan tujuan tercapai persepsi atau pengertian yang sama.

  Komunikasi dalam organisasi sangat penting karena dengan adanya komunikasi maka seseorang bisa berhubungan dengan orang lain dan saling bertukar pikiran yang bisa menambah wawasan seseorang dalam bekerja atau menjalani kehidupan sehari-hari. Maka untuk membina hubungan kerja antar pegawai maupun antar atasan bawahan perlulah membicarakan komunikasi secara lebih terperinci.

  Dalam menyalurkan solusi dan ide melalui komunikasi harus ada si pengirim berita (sender) maupun si penerima berita (receiver). Solusi-solusi yang diberikan pun tidak diambil seenaknya saja, tetapi ada penyaringan dan seleksi, manakah solusi yang terbaik yang akan diambil, dan yang akan dilaksanakan oleh organisasi tersebut agar mencapai tujuan, serta visi, misi suatu organisasi.



Unsur-unsur Komunikasi

Dalam proses komunikasi ada tiga unsur yang mutlak harus dipenuhi karena merupakan suatu bentuk kesatuan yang utuh dan bulat . Bila salah satu unsur tidak ada , maka komunikasi tidak akan pernah terjadi . Dengan demikian , setiap unsur dalam komunikasi itu memiliki hubungan yang sangat erat dan slaing ketergantungan satu dengan lainnya . Artinya, keberhasilan komunikasi ditentukan oleh semua unsur tersebut.

Unsur - unsur komunikasi yaitu : 

1. Komunikator / pengirim / sender . Merupakan orang yang menyampaikan isi pernyataannya kepada komunikan . Komunikator bisa tunggal , kelompok , atau organisasi pengirim berita . Komunikator bertanggung jawab dalam hal mengirim berita dengan jelas , memilih media yang ocok untuk menyampaikan pesan tersebut , dan meminta kejelasan apakah pesan telah diterima dengan baik . Untuk itu , seorang komunikator dalam menyampaikan pesan atau informasi harus memperhatikan dengan siapa dia berkomunikasi , apa yang akan dia sampaikan , dan bagaimana cara menyampaikannya .

2. Komunikan / penerima / receiver .Merupakan penerima pesan atau berita yang disampaikan oleh komunikator . Dalam proses komunikasi , penerima pesan bertanggung jawab untuk dapat mengerti isi pesan yang disampaikan dengan baik dan benar . Penerima pesan juga memberikan umpan balik kepada pengirim pesan untuk memastikan bahwa pesan telah diterima dan dimengerti secara sempurna .

3. Saluran / media / channel . Merupakan saluran atau jalan yang dilalui oleh isi pernyataan komunikator kepada komunikan dan sebaliknya . Pesan dapat berupa kata - kata atau tulisan , tiruan , gambaran atau perantara lain yang dapat digunakan untuk mengirim melalui berbagai channel yang berbeda seperti telepon , televisi , fax , photo copy , email , sandi morse , semaphore , sms , dan sebagainya . Pemilihan channel dalam proses komunikasi tergantung pada sifat berita yang akan disampaikan ( Wursanto , 1994 ) .


Bagaimana Menyalurkan Ide Melalui Komunikasi


  Menyalurkan ide melalui komunikasi bisa secara lisan maupun tulisan. Salah satu nya adalah dengan memberikan solusi yang tepat kepada orang lain yang membutuhkan solusi untuk menyelesaikan masalah nya.
    
Tahapan - tahapan menyalurkan ide melalui komunikasi :

- Ide (gagasan)
  PerumusanDalam perumusan, disini ide si sender disampaikan dalam kata-kata.

- Penyaluran (Transmitting)
  Penyaluran ini adalah bisa lisan, tertulis, mempergunakan symbol, atau isyarat dsb.

- Tindakan
  Dalam tindakan ini sebagai contoh misalnya perintah-perintah dalam organisasi dilaksanakan.

- Pengertian
 Dalam pengertian ini disini kata-kata si sender yang ada dalam perumusan tadi menjadi ide si receiver.
   
- Penerimaan
  Penerimaan ini diterima oleh si penerima berita (penangkap berita).


Hambatan-hambatan komunikasi

Berikut ini adalah hambatan – hambatan dalam Komunikasi :

1. Hambatan Fisik
dapat mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca gangguan alat komunikasi, dan lain lain. 
misalnya: gangguan kesehatan, gangguan alat komunikasi dan sebagainya.

2. Hambatan Semantik.
Kata-kata yang dipergunakan dalam komunikasi kadang-kadang mempunyai arti mendua yang berbeda, tidak jelas atau berbelit-belit antara pemberi pesan dan penerima.

3. Hambatan Psikologis
kadang-kadang mengganggu komunikasi, misalnya; perbedaan nilai-nilai serta harapan yang berbeda antara pengirim dan penerima pesan.

Klasifikasi komunikasi dalam organisasi

Di bawah ini ada beberapa klasifikasi komunikasi dalam organisasi yang di tinjau dari beberapa segi :

1. Dari segi sifatnya :

    - Komunikasi Lisan
       komunikasi yang berlangsung lisan / berbicara

    - Komunukasi Tertulis
       komunikasi melalui tulisan

    - Komunikasi Verbal
       komunikasi yang dibicarakan/diungkapkan

    - Komunikasi Non Verbal
       komunikasi yang tidak dibicarakan(tersirat)


2. Dari segi arahnya :

    - Komunikasi Ke atas
       komunikasi dari bawahan ke atasan

    - Komunikasi Ke bawah
       komunikasi dari atasan ke bawahan

    - Komunikasi Horizontal
       komunikasi ke sesama manusia / setingkat

    - Komunikasi Satu Arah
       pemberitahuan gempa melalui BMKG(tanpa ada timbal balik)

    - Komunikasi Dua Arah
       berbicara dengan adanya timbal balik/ saling berkomunikasi

3. Menurut Lawannya :

    - Komunikasi Satu Lawan Satu
       berbicara dengan lawan bicara yang sama banyaknya
     
    - Komunikasi Satu Lawan Banyak (kelompok)
‏       berbicara antara satu orang dengan suatu kelompok

    - Kelompok Lawan Kelompok
       berbicara antara suatu kelompok dengan kelompok lain


4.Menurut Keresmiannya :

    - Komunikasi Formal
       komunikasi yang berlangsung resmi

    - Komunikasi Informal
       komunikasi yang tidak resmi


Sumber Bacaan